Program Bangga Kencana di Karawang Dorong Generasi Muda Siapkan Indonesia Emas 2045

Karawang – Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) terus diperkuat sebagai upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja yang digelar di SMA Negeri 3 Karawang, Sabtu (20/6).

Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni, Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan Kemendukbangga/BKKBN Dr. Nurizky Permanajati, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dr. Nurmala Hasanah, serta Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Dr. Dadi Ahmad Roswandi.

Dalam sambutannya, Obon Tabroni menegaskan bahwa Program Bangga Kencana tidak hanya berfokus pada keluarga berencana, tetapi juga mencakup pembinaan remaja, kesehatan reproduksi, ketahanan keluarga, hingga percepatan penurunan stunting.

Menurutnya, kualitas pembangunan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas manusianya. Karena itu, generasi muda perlu mempersiapkan diri sejak dini melalui pendidikan, pola hidup sehat, penguatan karakter, serta perencanaan masa depan yang matang.

“Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Pencegahan stunting pun harus dimulai sejak masa remaja melalui pemenuhan gizi dan pemahaman kesehatan reproduksi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dr. Nurmala Hasanah menjelaskan bahwa kesehatan tidak hanya berarti bebas dari penyakit, tetapi juga mencakup kondisi fisik, mental, dan sosial yang baik.

Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak remaja, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, menjaga kesehatan mental, dan menerapkan pola hidup aktif. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting yang saat ini menjadi prioritas pemerintah.

“Kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan hari ini merupakan pengingat bahwa hidup sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten,” katanya.

Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan Kemendukbangga/BKKBN, Dr. Nurizky Permanajati, menambahkan bahwa Program Bangga Kencana merupakan strategi pembangunan manusia melalui pendekatan keluarga. Program tersebut bertujuan menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, produktif, dan mampu melahirkan generasi unggul.

Menurutnya, Indonesia saat ini sedang menikmati bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara optimal. Namun, peluang tersebut hanya dapat memberikan manfaat apabila generasi mudanya sehat, berpendidikan, dan memiliki karakter yang kuat.

“Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan otak, produktivitas, dan daya saing bangsa. Karena itu pencegahannya harus dimulai sejak remaja,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Dr. Dadi Ahmad Roswandi menyampaikan bahwa Jawa Barat memiliki jumlah penduduk usia muda yang sangat besar. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan dalam menyongsong masa depan.

Ia mengajak para pelajar untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, meningkatkan keterampilan, menjauhi narkoba, menghindari pernikahan usia anak, serta memanfaatkan teknologi secara bijak.

Melalui program Generasi Berencana (Genre), BKKBN mendorong remaja agar memiliki perencanaan yang matang dalam pendidikan, karier, maupun kehidupan berkeluarga.

Dadi juga memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 3 Karawang yang dinilai telah menjadi ruang edukasi sekaligus pembentukan karakter bagi generasi muda.

Kegiatan yang turut dirangkai dengan Fun Walk tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung percepatan penurunan stunting menuju terwujudnya generasi unggul Indonesia Emas 2045.

Share this post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *