Jakarta – Transformasi digital dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan teknologi modern, peningkatan efisiensi, serta pengembangan energi baru terbarukan. Hal tersebut menjadi pembahasan utama dalam webinar bertajuk “Transformasi Digital untuk Mendukung Ketahanan Energi Nasional di Era Modern” yang diselenggarakan pada Senin (3/8).
Anggota Komisi I DPR RI, H. Slamet Ariyadi, mengatakan bahwa transformasi digital menjadi peluang besar bagi Indonesia dalam membangun sektor energi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Menurutnya, penerapan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), big data, hingga smart grid mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan energi sekaligus mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan.
Ia menambahkan, keberhasilan transformasi digital membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur digital, peningkatan literasi digital serta penguatan keamanan siber juga menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan energi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pegiat Literasi Digital Gun Gun Siswadi menjelaskan bahwa tingginya penetrasi internet di Indonesia mendorong sektor energi untuk beradaptasi dengan teknologi digital. Menurutnya, implementasi smart grid, smart meter, analitik data, dan otomatisasi dapat meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat distribusi energi, serta mendukung transisi menuju energi bersih. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga pola pikir masyarakat yang adaptif terhadap perubahan.
Sementara itu, Pegiat Literasi Digital Moh. Abdhalul Farizi memaparkan bahwa digitalisasi sektor energi menjadi solusi untuk menjawab tantangan tingginya konsumsi energi, ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta ancaman keamanan siber. Pemanfaatan AI, IoT, Big Data Analytics, Cloud Computing, hingga Digital Twin dinilai mampu meningkatkan keandalan sistem energi nasional, menekan biaya operasional, serta mempercepat transisi menuju energi berkelanjutan.
Melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi lintas sektor, transformasi digital diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya saing Indonesia, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di era modern.



