Rekor! Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Tembus 256 Ribu Kendaraan, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Jasa Marga prediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada 28, 29 Maret 2026. Pemudik diimbau atur jadwal dan manfaatkan diskon tol 30 persen.(Jasa Marga)

JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat lonjakan arus balik Lebaran 2026 sebagai yang terbesar sepanjang sejarah. Dalam satu hari, jumlah kendaraan yang kembali tercatat mencapai 256.388 unit.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 223.163 kendaraan. Ia menyebutkan terjadi kenaikan sekitar 14,8 persen.

Tingginya volume kendaraan sempat memicu kepadatan di sejumlah ruas Tol Trans Jawa. Meski demikian, kondisi lalu lintas tetap dapat dikendalikan berkat penerapan berbagai strategi rekayasa lalu lintas.

Beberapa langkah yang diterapkan antara lain sistem one way nasional dari arah Semarang serta one way lokal di wilayah Jawa Tengah, tepatnya dari KM 560 hingga KM 414. Kepadatan yang terjadi pada malam hari disebut masih dalam kondisi terkendali hingga kawasan Cikampek.

Selain itu, Korlantas juga memaksimalkan penggunaan jalur tol fungsional, termasuk Japek II, guna mengurai pertemuan arus kendaraan dari arah Jawa Barat di sekitar Cikampek.

Setelah melewati puncak arus balik, kondisi lalu lintas kini mulai menunjukkan penurunan volume. Hal ini terlihat dari berkurangnya kendaraan dari wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta menuju Jakarta.

Seiring dengan itu, Korlantas mulai menyesuaikan rekayasa lalu lintas dengan mencabut sebagian skema one way nasional. Ruas KM 414 hingga KM 263 telah kembali normal, sementara sistem one way lokal masih diberlakukan dari KM 263 hingga KM 70 dalam tahap kedua.

Hingga saat ini, sekitar 58 persen kendaraan atau sekitar 1,9 juta unit telah kembali ke Jakarta. Sementara itu, sisa kendaraan diperkirakan masih akan terus berdatangan hingga 29 Maret 2026.

Sumber : Kompas.com

Share this post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *