Konflik AS-Iran Ganggu Penerbangan, Tim Formula 1 Lakukan Penyesuaian ke GP Australia

Dubai International Airport menjadi salah satu bandara terbaik di dunia. Skytrax

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah tim Formula 1 menghadapi gangguan perjalanan akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Sejumlah bandara di kawasan Timur Tengah dilaporkan ditutup demi alasan keamanan, termasuk Bandara Internasional Dubai, yang selama ini menjadi salah satu jalur transit utama bagi tim-tim F1.

Kepala Penyelenggara GP Australia, Travis Auld, mengatakan dalam dua hari terakhir pihak Formula 1 harus melakukan penyesuaian jadwal penerbangan. Ia menegaskan bahwa pengaturan ulang perjalanan tim, pembalap, serta kru menjadi tanggung jawab penuh pihak F1 agar seluruh peserta tetap dapat tampil pada akhir pekan balapan.

Meski terdapat kendala logistik, Travis memastikan situasi telah ditangani dan para penggemar tetap bisa menyaksikan seri pembuka tanpa gangguan berarti.

Musim 2026 akan diawali dengan GP Australia yang digelar di Melbourne International Circuit, Melbourne, pada 8 Maret mendatang.

Sebelumnya, dampak konflik tersebut juga membuat Pirelli membatalkan sesi uji coba ban yang dijadwalkan berlangsung di Bahrain International Circuit.

Dengan situasi geopolitik yang diperkirakan masih berlanjut, sejumlah seri Formula 1 di kawasan Timur Tengah berpotensi terdampak. Hingga saat ini, Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) belum mengumumkan keputusan resmi terkait penyelenggaraan balapan di wilayah tersebut.

Sumber: ANTARA

Share this post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *